Senin, 11 Oktober 2010

Bakti Sosial Korban Banjir oleh Tim Emergensi dan Disaster di Kabupaten Ngawi dan Bojonegoro

Musibah banjir melanda sebagian besar kota dan kabupaten di Jawa Timur akibat luapan sungai Bengawan Solo. Daerah yang paling parah terkena banjir di Jawa Timur adalah daerah kabupaten Ngawi dan Bojonegoro. Kondisi ribuan korban banjir memprihatinkan. Hingga Jumat, 28 Desember 2007 belum ada posko bencana yang layak bagi korban banjir.
Berdasarkan kondisi di atas maka Tim Emergensi dan Disaster Universitas Brawijaya melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana banjir di daerah Ngawi dan Bojonegoro Jawa Timur dengan dipelopori oleh Unit Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang berkerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Univeritas Brawijaya dan elemen diluar Universitas Brawijaya. Tim ini dibentuk dengan tujuan membantu masyarakat yang berada di area bencana banjir dalam bentuk pelayanan kesehatan dan mitigasi bencana. Pada 29 Desember 2007 jam 19.30 WIB, tim yang terdiri dari 1 orang dokter, 3 mahasiswa keperawatan, 2 mahasiswa kedokteran, 1 mahasiswa gizi, 5 mahasiswa KSR Unibraw, 1 orang ORARI dan 1 orang sopir diberangkatkan ke Ngawi. Pada hari yang sama jam 20.00 diberangkatkan juga tim ke Bojonegoro yang terdiri dari 4 mahasiswa kedokteran, 3 mahasiswa KSR Unibraw dan 1 orang sopir.
Pada 31 Desember 2007 jam 22.06 WIB, koordinator logistik melaporkan bahwa semua tim yang berada di Bojonegoro dan Ngawi ditarik pulang ke Malang karena peralatan untuk keamanan personil terhadap bahaya banjir kurang memadai. Tanggal 01 Januari 2008 jam 07.00 WIB semua tim tiba di Fakultas Kedokteran dan memberikan laporan ke pengelola Tim Emergensi dan Disaster Unibraw.
Kegiatan ini berjalan dengan selamat dan sukses atas dukungan dari pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan keikhlasan anggota tim dalam melakukan tugas serta kerjasama yang baik dengan masyarakat dan instansi Pemerintah Kabupaten Ngawi dan Bojonegoro.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar