Patogenesis penyakit infeksi khususnya bakteri dimulai dengan proses adhesi (pelekatan) sel bakteri pada sel hospes yang diperantarai oleh molekul adhesin yang biasanya berupa protein. Molekul Adhesin merupakan salah satu faktor virulensi bakteri pathogen yang umumnya terdapat pada permukaan sel, misalnya protein fimbria, outer membrane protein (OMP). Pada sejumlah besar bakteri pathogen protein adhesin merupakan protein hemaglutinin.
Dasar pengetahuan mengenai tahap pelekatan bakteri pada sel hospes merupakan paradigma baru dalam bidang Mikrobiologi Klinik mengenai peran molekul adhesin bakteri dalam pengembangan teknologi pencegahan terhadap penyakit infeksi yang dikemas dalam bentuk diagnosis dini dan kandidat vaksin. Salah satu penyakit infeksi yang masih endemis di Indonesia adalah demam tifoid sehingga penyakit ini memerlukan perhatian khusus.
Perumusan masalah dalam lokakarya ini adalah: 1) untuk mengetahui peranan protein adhesin sebagai alat untuk mengembangkan sarana diagnosis dini penyakit infeksi bakteri, 2) untuk mengetahui penggunaan perangkat diagnosis dini penyakit infeksi bakterial berbasis molekul adhesin.
Kegiatan kongres Nasional VI Perhimpunan Ahli Mikrobiologi Indonesia dilaksanakan pada tanggal 16-17 November 2006, bertempat di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.
Dari hasil lokakarya tersebut dapat disimpulkan bahwa Workshop ”Peranan Protein Adhesin Sebagai Alat Untuk Mengembangkan Sarana Diagnosis Dini Penyakit Infeksi Bakterial”, yang diselenggarakan pada tanggal 16-17 November 2006 di Lab.Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam rangka memeriahkan pelaksanaan Konas PAMKI VI, (a) sukses dilaksanakan tanpa kendala dan peserta yang mendaftar melebih target, (b) melihat berhasilnya workshop dapat diartikan bahwa pengetahuan tentang ”Molekul Adhesin” saat ini masih merupakan salah satu topik di dunia kedokteran yang banyak diminati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar